Posts

Showing posts with the label Tere Liye

DOWNLOAD EBOOK NOVEL DAUN YANG TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN - TERE LIYE GRATIS

Image
MALAM ini hujan turun lagi. Seperti malam-malam yang lalu. Menyenangkan. Membuat suasana di luar terlihat damai menenteramkan. Tldak deras benar. Hanya gerimis. ltu pun jarang jarang. tetapi cukup untuk membuat indah kerlip lampu. Aku menghela napas panjang. Tanganku pelan menyentuh kaca yang berenbun. Dingin seketika menyergap ujung jari, mengalir ke Lelapak tangan, melalui pergelangan, menerobos siku, bahu, kemudian uba di hatjkLL Membekukan seluruh perasaan. Mengkristalkan semua keinginan. Malam ini, semua cerita harus usai. Dari lamai dua toko buku paling besar di kota ini, kalian bisa melihat dengan leluasa pemandangan jalan besar yang ramai persis di depannya, juga jalan paling besar d1 kota ini. Jalan itu dibelah pembatas setinggi satu jengkal. Ada lampu putih bundar setjap beberapa meter di pemhatas jalan itu, serta pot semen dengan rumpun bunga, meskipun terlihat tak cukup rimbun. Lampu pmjh bundar itulah yang terlihat indah. Berbaur dengan ramsan siluet cahaya lampu rnobil. D...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL HUJAN - TERE LIYE GRATIS

Image
RUANGAN 4 x 4 m’ itu sclinus tcdihar didcsain rcrlalu scdcrhan: unmk scbuah nungnn paling murakhir di kotzl ini. Padahal mangan im bencknologi tinggi dan bcrpcmhnn medis paling maju. Teknologi Kcrapinya tidak pcmah dlbayangkan manusia scbdumnya. Dinding dun langitvlangimya bcrwama putih. ngginya sckinr cmpu meter. Hanya ad: dun pcnbot di rengah mangan. Sam kursi lipat diduduki scormg pertmpuan bcrusia Iima puluh uhun. Di: mcngcnakan pakaizn bcrwama krcm dan mcmcgang tablet lays: scmuh. Di: scorang paramcdis senior. Sam Iagi sofa pcndck bcrwamn hijau. Sconng gadis mud: dcngan kcmcj: bins dnn cchm gclap duduk bersandar di sof: iru. Sisany: hamparan lanai pmlam tanpa c:cat. scpcni kubus kosong. Lampu yang diranam di langit-langic mcngcluarkan cahaya lcmbuc. “hktu mcnunjukkan pukul dcbpan malam. Tidal: ad: jcndch di mangan itu. 'Namaku Elijah.” Panmcdis senior itu tcrscnyum. mcmulai percabpan. "Namamu Lail. bukan?” S szis di ans sofa hijau mcngangguk pedahan. 'Kamu mcrayakan u...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL MATAHARI - TERE LIYE (GRATIS)

Image
Aku mengusap wajah, tetap belum terbiasa menatap Ali yang lincah berkelit mendribel bola di Iapangan. Dia lihai melewati dua Iawan seperti pemain profesional (penonton berteriak), juga dua lawan berikutnya lagi (teriakan semakin kencang), kemudian tanpa terkawal, penuh gaya Ali Iompat menembak kc keranjang. Gerakan tangannya begitu dramatis, bola melengkung. Masuk! Kupingku seperti pekak oleh teriakan histeris fans Ali ketika bola basket menembus keranjang. Satu-dua penonton meniup terompet kegirangan, menyambut poin tambahan dari Ali. Aku menelan ludah. Ini pemandangan yang musykil-mungkin bisa masuk keajaiban dunia nomor delapan. Entah bagaimana caranya, si biang kerok, tukang cari ribut, yang pakaiannya selalu kusut, rambut berantakan, sering diusir guru dari kelas karena tidak mengerjakan PR, bertengkar, tidak punya teman (kecuali aku dan Seli), seminggu terakhir mendadak menjadi murid paling popular di sekolah. Semua orang meneriakkan namanya. Ali, Ali, dan Ali! Lihatlah, di tenga...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL PULANG - TERE LIYE (GRATIS)

Image
hanya sepundak Bapak. Bapak terkekeh. Balas menepuk punggung. ”Bagaimana perjalanan kalian, Tauke Muda?” ”Buruk, Samad. Tadi malam kami hampir tersesat. Satu mobilku juga hampir terguling ditelan lembah gelap. Satu lagi pecah bannya, masih tertinggal di belakang. Semoga tiba di sini sebelum petang atau rencana kami jadi tertunda. Mobil itu membawa tiga ekor anjing pemburu. Astaga! Bagaimana ceritanya kau bisa tinggal di sini, Samad? Iauh dari mana pun, seperti di ujung bumi. Susah sekali kami menemukannya. Dan menjadi petani? Sejak kapan orang yang hanya mengenal berkelahi bisa menanam padi, hah? Kau pukul padinya?” . ”Panjang ceritanya, Tauke Muda.” Bapak tertawa lagi, menggenggam lebih kokoh tongkatnya, ”I(alian naiklah ke atas, istriku sudah menyiapkan kopi dan juadah. Kita bisa bicara sambil sarapan. Tentu lapar perut setelah diombang-ambing jalanan berliku.” Orang bermata sipit itu mengangguk. Berseru memerintah rombongannya. Aku berdiri di dekat anak tangga, mendengar percakapan....

DOWNLOAD EBOOK NOVEL DIKATAKAN ATAU TIDAK DIKATAKAN ITU TETAP CINTA - TERE LIYE GRATIS

Image
Berteriaklah di depan air terjun tinggi, debam suaranya memekakkan telinga agar tidak ada yang tahu kau sedang berteriak. Berlarilah di tengah padang i|a|ang tinggi, pucuk-pucuknya lebih tinggi dari kepala agar tidak ada yang tahu kau sedang berlari. Termenunglah di tengah senyapnya pagi, yang kicau burung pun hilang entah ke mana agar tidak ada yang tahu kau sedang termangu. Dan, menangislah saat hujan, ketika air membasuh wajah agar tidak ada yang tahu kau sedang menangis, Kawan. Perasaan adalah perasaan. Tidak kita bagikan, dia tetap perasaan. Tidak kita sampaikan, ceritakan, dia tetap perasaan. Tidak berkurang satu helai pun nilainya. Tidak hilang satu daun pun dari tangkainya. Perasaan adalah perasaan. Hidup bersamanya bukan kemalangan. Hei, bukankah dia memberikan kesadaran betapa indahnya dunia ini? Hanya orang orang terbaiklah yang akan menerima kabar baik. Hanya orang-orang bersabarlah yang akan menerima hadiah indah. Maka nasihat lama itu benar sekali, Menangislah saat hujan,...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK - TERE LIYE GRATIS

Image
itu terlihat ramai. Seruan tertahan, suara mengaduh, suara te pisan, bunyi berdebuk, terbanting, teriakan menyemangati, hingga teriakan bersahut sahutan memenuhi langit langit ruangan. Satuadua betseru dalam bahasa yang tidak dipahami bahkan oleh orang yang berdiri di sebelahnya. Wajah wajah dan peraa wakan antarbangsa, wajah‘wajah antusias bercampur tegang. Udara terasa pengap meski pendingin ruangan bekerja maksimal. Dua petarung sedang jual-beli pukulan di tengah ruangan, bertinju. Arena pertandingan tanpa ring pemisah apalagi kerangkeng tertutup. Hanya lingkaran merah di atas lantai, berdiameter dual depa. Percik keringat petarung, dengus napas, suara pukulan menghantam badan, semuanya terdengar lang sung, tanpa jarak. Penonton berkerumun di sekitar lingkaran, berdesak-desakan, dan berdiri menonton. Tangan mereka terangkat menyemangati. Ini jenis pertunjukan yang mengesankan. Satu tinju Iagi menghantam cepat rahang salah seorang petarung. Membuat penonton berseru tertahan, sebagian...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG - TERE LIYE GRATIS

Image
AKU berhenti memercayai cerita‘cerita Ayah kerika umurku dua puluh tahun. Maka malam ini, ketika Ayah dengan riang menemani anak-anaku, Zas dan Qon, menceritakan kisah-kisah hebamya pada masa mudanya, aku hanya bisa menghela napas tidak suka. Ingin sekali menyela, bilang bahwa Zas clan Qon harus segera tidur, be‘sok mereka harus bangun pagtpagi, serta bermmpuk alasan lainnya, mulai dari yang masuk akal hingga yang dibuar-buat. Sayangnya. istriku sudah dun kali mcmberikan kode di bah'k buku tebal yang sedang dibacanya. Kode itu bilang dengan tegas, biarkan Ayah menikmati sedikit waktu dengan kedua cucu menggemaskannya. Ayah tertawa, terbatuk sedikit. Zas dan Qon, seperti yang kuduga, bergegas berebut mengambilkan gelas air minum, sama seperti waktu aku dulu masih terbilang anak-anak, yang juga semangat memijat Ayah, mencabuti uban Ayah (yang baru satudua, jadi susah dicari), atau mengenjakan pekerjaan rumah, 5 seperti menyapu, mengepel, melakukan ape. saja yang disuruhnya, harga ata...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL BIDADARI BIDADARI SURGA - TERE LIYE (GRATIS)

Image
EMPAT PENJURU "PULANGLAH. Saki! kakak kalian semakin parah. Dokter bilang mungkin minggu depan, mungkin besok pagi. boleh jadi pula nami mulam. Benar benar tidak ada waktu lagi. Anak anakku. sebelum semuanya xerlambat, pulanglah..,." Wajah kcriput nan lua ilu mcnghcla nafas. Sekali‘ Dua kali. Lebih panjang. Lebih berat. Mcmbaca pesan ilu enlah untuk berapa kali lagi. Pelan menyeka pipinya yang berlinang, juga lembut menyeka dahi pulri sulungnya, wanita berwajah pucal yang tcrbaring lemah di hadapannya. Mengangguk. Berbisik lembut: ‘ljinkan. Mamak mengirimkannya, Lais...‘ Mamak m0hon...." Pagi indah damng di lembah itu. Cahaya matahari mengambang di antara kabut. Embun menggelayul di dedaunan strawberry. Buahnya yang beranjak ranum nan memerah. Hamparan perkebunan strawberry terlihal indah terbungkus selimut pulih sejauh mata memandang. Salu bilur air mata akhirnya ikut menetes dari wanila berwajah redup yang lerbaring tak berdaya di alas tempat tidur. Mereka berdua bersi...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL KAU AKU DAN SEPUCUK ANGPAU MERAH - TERE LIYE (GRATIS)

Image
USIA enam tahun, aku suka memikirkan hal-hal aneh. Salah satunya aku pemah sibuk memikirkan: Jika kita buang air besar di hulu Kapuas, kira-kira butuh berapa hari kotoran itu akan tiba di muara sungai, melintas di depan rumah papan kami? ”Kan ada-ada saja, Bomo. Urusan kotoran saja kaulamunkan." Bapak bukannya menjawab, malah rergelak, sibuk membereskan jaring. Aku mengeluarkan nada kecewa, pindah bertanya pada Ibu. "Borno, jangan ranya macam-macam! Melihat tingkah kau satu macam saja Ibu sudah pusing." Ibu melotot, tangannya terus memilah milah ikan hasil tangkapan semalam, menyuruhku bergegas mengantar pesanan. jadilah, sebelum Ibu meneriakiku dua kali, aku berdiri membawa tampuk tali rotan yang ikannya kait mengait seperti setangkai buah rambai. Tiba di rumah Koh Acong-pemilik toko kelontong yang menghadap persis Sungai Kapuas, pemesan ikan pertama pagi ini-aku bertanya sambil menjulurkan serampuk ikan segar. "Koh, berapa panjang Kapuas?” 7 "Mana aku tahu.” ...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL SEPOTONG HATI YANG BARU - TERE LIYE (GRATIS)

Image
Awal dari semua kerumitan masalah ini adalah suatu malam. saat Puteri begitu semangatnya bercerica kalau dia baru saja bertemu dengan Rio, di salah-satu tempat makan tenda tepi ialan paling ramai dekat kampus kami. “Kenapa lama sekali, Put?" Sari, teman satu kontrakan bertanya. kami sedang mengerjakan tugas desain interior di ruang tengah, bersama tiga teman cewek satu iurusan lainnya, sibuk melototin laptop. Putri hanya tersenyum simpul. "Bukannya lu bilang mau makan di rumah? Nggak jadi dibungkus ikan gorengnya?"Aku ikut bertanya, menoleh, "Aduh, gue kira tadi bakalan bisa ngambil bungkusan lu. Put. Laper, nih.” "Ngambil? Perasaan selama ini yang ada ngerampok, maksa minta.‘ Sari menyikutku, tertawa. Aku nyengir. Putri masih tersenyum simpul. loncat duduk di sofa. menyalakan televisi. "Eh, sejak kapan lu suka nonton, Put? Bukannya lu jam segini lebih suka di kamar, internetan?" Sari bertanya lagi. Sebenarnya kami sudah mulai bosan mengerjakan tugas ...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL BUMI - TERE LIYE (GRATIS)

Image
NAMAKU Raib. Aku murid baru di sekolah. Usiaku lima belas tahun. Aku anak tunggal, perempuan. Untuk remaja se-umuranku, tidak ada yang spesial tentangku. Aku berambut hitam, panjang, dan lurus. Aku suka membaca dan mempunyaj dua ekor kucing di rumah. Aku bukan anak yang pintar, apalagi populer. Aku hanya kenal teman-teman sekelas, itu pun seputar anak perempuan. Nilaiku rata~rata, tidak ada yang terlalu cemerlang, kecuali pelajaran bahasa aku amat menyukainya. Di kelas sepuluh sekolah baru ini, aku lebih suka menyendiri dan memperhatikan, menonton teman-teman bermain basket. Aku duduk diam di keramaian di kantin, di depan kelas, dan di lapangan. Sebenamya sejak kecil aku terbilang anak pemalu. Tidak pemaJu-pemalu sekali memang, meskipun satu-dua kali jadi bahan tertawaan teman atau kerabat. Normal-normal saja, tapi sungguh urusan pemalu inilah yang membuatku berbeda dari remaja kebanyakan. Aku ternyata amat berbeda. Aku memiliki kekuatan. Aku tahu itu sejak masih kecil meskipun hingga ...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL NEGERI PARA BEDEBAH - TERE LIYE (GRATIS)

Image
PESAWAT berbadan besar yang kutumpangi melaju cepat meninggalkan London. Penerbangan ini nonstop menuju Singapura. Gadis dengan rambut dikucir dam seperangkat touchscreen di tangan, berisi coratvcoret daftar pertanyaan, tersenyum gugup di kursi berlapis kulit asli di sebelahku. Aku sedang ridak berselera untuk tersenyum, cukup menyeringai, menatapnya datar. "Silakan," kataku. "Maaf, wawancara ini sudah berkali-kali ditunda. Kami sudah berusaha menyesuaikan jadwal. Tapi begitulah, tidak mudah mengejar kesibukan Anda." Dia sedikit percaya diri tampaknya. Senyumnya lebih baik. Aku mengangguk. Aku tahu, tidak perlu dijelaskan. janji pertama bertemu di Jakarta kemarin pagi batal karena aku sudah berangkat menghadiri konferensi. Editor senior majalah minggu an itu spesial meneleponku, minta maaf, bilang wawancara ini 9 arm: penting. waktunya mendesak, pembaca setia mereka ingin tahu bagaimana Cara terbaik menyikapi turbulensi ekonomi dunia saat ini. Apa pun akan mereka la...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU - TERE LIYE (GRATIS)

Image
baratan dcngatlah di masiid sini. [.anggam takbir pulau itu. Langgam takbir pulau ini. Apapun itu, scmuanya sama. Malam kcmcnangan. Scmua bcrlomba mcnggema~ km nama bcsar Allah. Scmua waiah mengcksprcsikan kcbahagiaan. Mulut-mulut mcndesah atau malah bertcriak scperti anak-annk di masjid uiung gang yang bercbut megapbane. Bcrguling-guling mcnyibak bahkan mcnyikut rckan scpantaran. Mcncriakkan takbirdcngan suara fals bin cemprcng. Asyik sekali. Tidak pcnting kcluh-protcs tclingatelinga yang mcndcngarkan. Dan tangan-tangan rcflek mulai bckeria. Mcmukulmukul. Lihatlah orang-orang tun di panti jompopenmatan Mama kom. Umurnya Jib bcrbilang dclapan-puluhm. Di malam ini mcrcka scpi. Tak ada sanak-famili mcndamngi. Siapa yang pcduli? Tapi tangan mcrcka mulai mcngetukngctuk pclan dinding tanpa disadari, pinggiran ranjang, pcgangan ku rsi rotan, mcia jati atau cmahlah dcngan irama yang pcrnah mereka mainkan dulu. lrama wakru kanak-kanak sungguh mcmbahagiakan. Berlari-lari takbir sambil mcmukul g...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL BINTANG - TERE LIYE (GRATIS)

Image
Bapak ndak puny: Idc um: «lull apa yang ubcnarnya lumu Iakukan setup kzli menghadapi ken“ ulangan." Pak Gun menmp dam bahk human tebalnya. 'Enrah lump: rubi-mlai ulanganmu sehlu saja buruk. Apa susahnya mengcrjakan soal-soal ini." Pal: Gun mcnycrahkan kcrtas tzmbur. Ah mcnenmanya mp2 Immoral. kmbah kc kuuiny: dengan Sctcbh adj Imbrn hujzn dam membungkus kom, pagi ini. hari yang cerah, pelajaran pemm: adalzh biologi. Sctclah mclctakkan m hmmnya. memcnksa dafnr Ibsen. dzn menyapa kami. Pal: Gun mcmbaglkan kcrtu ulangan yang kami kcrjakan :cmmggu scbclumnya. Ah yang mklur mcncn'ma hma-scblu begun. "Tahun Izlu szak sudah khawan'r kamu tidak nalk lulu, Ali Nubi-nila: ujun akhir szmcslrrmu pcrsis di bans paling rcndah. Guru-guru hams bctdcbax panjang Iemang itu-terurama Mm Selena yang berusah: mtyakinkan guru lam bahwa kamu puny: 5 potensi. Tldlkklh kamu man mulai belajar [tblh balk? Ana mimmal. bcrusaha mcnulis jawzban urius di kcrtax ulangan.’ 'Llhat. perunya...

DOWNLOAD EBOOK NOVEL BULAN - TERE LIYE (GRATIS)

Image
atas sana. Satu-dua tetes air mengenai jendela kelas lalu terbawa angin. Udara terasa lembap dan dingin. Ini sebenarnya sudah di ujung musim hujan. Tak lama lagi musim kemarau yang kering akan dba. "Bagus sekali, Ali! Kamu lagi‘lagi memperoleh nilai terbuik." Suara Pak Gun memecah keheningan kelas. Lelaki itu berseru dengan wajah tanpa ekspresi, menatap Ali yang baru saja menerima hasil ulangan. Kelas seketika ramai oleh tawa. Seli di sebelahku jug: tertawa. Aku menyikutnya. Dengan mata melotot, kutegur dia, "Itu tidak sopan, tahu!" Seli mengangkat bahu. "Apanya yang tidak sopan?" Ini pelajaran pertama, pelajaran biologi. Pak Gun memulai pelajaran dengan membagikan satu per satu lembar jawaban ulangan anak-anak minggu lalu. Aku tahu sekali maksud kalimat "nilai terbaik" itu. Di kertas yang dipegang Ali sekarang pasti hanya ada angka 2 atau 3 dari maksimal 10. Aku menoleh kc lorong meja. Ali berjalan tidak peduli, duduk di bangkunya, memasukkan ke...

KOMET MINOR TERBARU 2019 - TERE LIYE

Image
DOWNLOAD EBOOK NOVEL KOMET MINOR TERBARU 2019 - TERE LIYE (GRATIS)   Episode 1 Permukaan laut semakin mendidih. Buih memenuhi sekitar. Hanya soal detik dan sekarang, portal menuju klan Komet minor akan terbuka. Max alias si tapa mahkota alias penipu itu berdiri, menunggu di atas pulau hari hari minggu, pulau dengan pohon aneh yang buahnya matang setelah proses vegetatif dan generatif selama dua ribu tahun. Di atas kapal, seli berhenti menangis tetapi dia masih kecewa berat. Aku juga kecewa. Kami telah tertipu mentah-mentah dan terjebak kami tidak bisa melakukan apapun tubuh kami terikat jarik perak. Tapi ali tidak , entah apa yang dia lakukan mendadak ali berhenti berteriak marah kepada si tanpa mahkota beganti konsentrasi penuh, seperti hendak mengeluarkan sesuatu. Aku tidak sempat memperhatikan apa yang di laakukan ali, mataku lebih dulu menangkap gerakan massif lautan. DOWNLOAD