MASALAH-MASALAH KESEHATAN JIWA YANG KERAP DIALAMI WANITA



KENALI DIRI ANDA
Mengenal diri sendiri merupakan pusat yang paling tinggi dari pembelajaran, penyembuhan, dan spiritualitas. Mengenal diri seharusnya mencakup berbagai lapisan kesadaran kita. Kita harus pandai mengenali kondisi badan dalam keadaan sehat, Ielah, atau bahkan sakit. Dengan mengenali kondisi tubuh, kita akan dapat memberikan perlakuan yang tepat bagi diri sendiri. Kita pun harus mengenali keadaan emosi, saat sedih, kecewa, marah, atau malah gembira. Upaya ini mengajari kita untuk Iebih mengenal tubuh, pikiran, dan emosi.

MENGUASAI PIKIRAN DAN TRANSFORMASI DIRI
Mengendalikan pikiran merupakan salah satu cara untuk mendapatkan keberhasilan. Keberhasilan dalam menguasai diri dan pikiran kita akan membuahkan hasil berupa kesuksesan. Namun, jika membiarkan diri kita dikuasai oleh pikiran-pikiran negatif, kegagalanlah yang akan kita dapatkan. Ada banyak cara untuk menguasai pikiran dan mencapai perubahan diri yang kita inginkan
Meditasi merupakan suatu teknik penguasaan pikiran yang telah dipraktikkan selama berabad-abad oleh agama-agama besar di dunia untuk mencapai harmoni dalam hidup. Dengan penguasaan pikiran, kita akan lebih mudah untuk berpikir positif. Cara pandang positif akan membuat kita berpikir dan berperilaku lebih positif. Setiap konsep yang terbentuk dalam pikiran akan dialami oleh setiap sel tubuh.
Citra diri positif dapat terbentuk jika kita berhasil menguasai pikiran. Dengan pencitraan diri yang positif, seorang wanita akan lebih sehat dan mempunyai persepsi yang baik akan bentuk tubuh dan ukurannya, sehingga dia merasa nyaman dengan tubuhnya. Tidak harus selalu cantik atau langsing, yang penting bisa selalu merasa nyaman dengan tubuhnya sehingga dapat berhubungan dengan keluarga, teman, serta lingkungannya dengan nyaman pula.
Waspadalah dengan citra diri negatif. Dengan pencitraan diri yang negatif, seorang wanita mempunyai persepsi yang terdistorsi tentang dirinya, membanding-bandingkan dirinya dengan orang Iain, serta merasa malu dan cemas tentang dirinya. Pencitraan diri yang buruk dapat menyebabkan emosional distress, harga diri yang rendah, cemas, depresi, dan gangguan makan.

MASALAH-MASALAH KESEHATAN JIWA YANG KERAP DIALAMI WANITA
Salah satu masalah kejiwaan yang lebih mudah dialami wanita dibanding laki-laki adalah depresi. Depresi adalah keadaan ketika rasa duka tak kunjung berlalu.

Depresi
Setiap orang kadang merasa sedih atau tertekan, tetapi perasaan itu biasanya berlalu dalam beberapa hari. Depresi bukan kesedihan biasa dan sebaiknya tidak didiamkan. Kesedihan biasa mudah dikendalikan oleh yang bersangkutan dan mudah dihibur oleh orang lain. Lain halnya dengan depresi.
Tak mudah orang lain "masuk" ke dalam kesedihan yang dirasakan sudah sangat mendalam. Ketika mengalami depresi, perasaan sedih akan mengganggu kehidupan dan rutinitas sehari-hari, seperti aktivitas bekerja atau sekolah, mengasuh anak, dan hubungan dengan keluarga dan teman.

Pemicu
Kehilangan orang yang dicintai, stres, perubahan hormonal, atau pengalaman traumatik dapat memicu depresi pada berbagai usia. Dibandingkan laki-laki, perempuan lebih mudah mengalami depresi. Pertama, karena secara biologis perempuan memiliki hormon yang membuatnya rentan depresi,  terutama ketika menstruasi, setelah melahirkan, dan selama menopause. Kedua, karena pola , asuh yang menjadikan perempuan berpikir sebagai makhluk tak berdaya.
Banyak wanita dengan depresi tidak pernah mencari terapi. Kabar baiknya, meskipun sudah parah, depresi tetap dapat membaik dengan terapi.

Penyebab
Tidak ada penyebab tunggal dari depresi. Depresi terjadi karena kombinasi dari berbagai hal termasuk genetik, struktur dan biokimiawi otak, lingkungan, dan faktor psikologis.

Terapi
Bahkan pada keadaan yang parah, depresi masih dapat diterapi. Langkah pertama yang harus diambil adalah hubungi dokter. Dokter dapat memastikan bahwa gejala depresi tidak disebabkan oleh kondisi medis yang lain atau obat tertentu. Dokter mungkin akan mereferensikan Anda pada seorang profesional kesehatan jiwa. Terapi yang paling umum adalah psikoterapi dan obat.

Pencegahan
Salah satu cara mencegah terjerumus ke dalam jurang depresi yaitu dengan meningkatkan kesadaran diri. Jalin komunikasi yang baik terutama dengan orang-orang terdekat dan kelola diri agar menjadi individu yang dibutuhkan oleh orang lain.

Obat
Obat-obatan tertentu dapat membantu menyeimpangkan senyawa kimia dalam otak yang disebut neurotransmiter. Meskipun para ilmuwan belum tahu secara pasti cara senyawa kimia tersebut bekerja, tetapi mereka tahu persis pengaruhnya terhadap mood/ suasana hati seseorang.
Pengaruh obat berbeda pada tiap orang. Masingmasing kelompok obat memengaruhi senyawa kimia yang berbeda di otak. Kadang, beberapa jenis obat harus dicoba sebelum menemukan yang cocok. Seperti kebanyakan obat, obat antidepresan dapat menyebabkan efek samping dan dapat berinteraksi dengan makanan atau obat Iain. Beritahu dokter tentang kondisi kesehatan dan obat yang Anda gunakan. Jika Anda mulai minum obat, bila ada efek samping, beritahukan pada dokter segera.
Anak-anak, rei'naja, dan dewasa muda yang mendapat antidepresan harus dimonitoringsecara ketat. Selama minggu-‘ / minggu pertama terapi akan ada pemburukan depresi, termasuk pemlkiran dan usaha bunuh diri. Selain itu, muncul pula perubahan perilaku yang tidak biasa seperti penarikan diri dari pergaulan sosial, agitasi, atau susah tidur

Terapi antidepresi
Obat antidepresan memerlukan waktu untuk menimbulkan efek. Efek lengkap dari antidepresan baru akan terasa setelah beberapa minggu. Sangatlah penting untuk bersabar dan membiarkan obat bekerja. Meskipun merasa Iebih baik, tetap minum obat selama dokter menyarankan untuk mengurangi kemungkinan depresi lagi di waktu yang akan datang. Sebagian orang hanya menderita depresi sekali, tetapi sebagian lainnya-khususnya yang sebelumnya pernah mengalami depresi atau mempunyai beberapa faktor risiko-memerlukan terapi dengan obat antidepresan Iebih  lama. Jika ingin berhenti minum obat, diskusikan dahulu dengan dokter.
Psikoterapi merulf’t‘lkan pilihan terbaik untuk mengatasi depresi ringan hingga sedang. Namun demikian, untuk depresi mayor atau pada orang tertentu, psikoterapi saja mungkin tidak cukup. Untuk remaja, kombinasi antara psikoterapi dengan obat merupakan pilihan terbaik untuk mengobati depresi mayor dan mencegah kekambuhan.
Penelitian pada orang dewasa menunjukkan bahwa orang yang membaik s'etelah mendapat kombinasi terapi (obat dan psikoterapi) cenderung tidak kambuh lagi jika mereka meneruskan terapi selama minimal I dua tahun.
Beberapa pendekatan yang biasa digunakan dalam terapi depresi adalah terapi kognitif periIaku, interpersonal, psikodinamik, dan terapi kelompok. Terdapat berbagai pilihan terapis yang memiliki pengalaman menangani kasus depresi, di antaranya psikiater, psikolog, pekerja sosial, herbalis, hipnoterapis, instruktur meditasi dan yoga, serta ahli gizi. Menemukan terapis yang tepat merupakan Iangkah penting dalam rangka penyembuhan.
Terapi herbal juga dapat dipilih bagi penderita depresi yang mengalami gangguan insomnia. Herbal dapat membantu penderita depresi untuk bisa tidur dan menjadi lebih mudah tertidur.
Tips mengatasi depresi
Konsumsilah makanan sumber protein yang kaya triptofan, bahan baku pembentukan serotonin dalam otak, seperti daging, ayam, ikan, dan kacang-kacangan. Makanan tersebut juga kaya zat besi dan seng. Konsumsi juga makanan berlimpah vitamin C, SePerti jambu biji merah lokal, stroberi, tomat, mangga, nanas, dan jeruk.
Hindarl makanan manis. Makanan manis di dalam tubuh sangat menguras vitamin B yang diperlukan untuk memecah ikatan karbohidrat dalam makanan manis. Makin banyak makan yang manis-manis, berarti makin banyak pula vitamin B yang terkuras. Defisiensi vitamin B akan memperparah depresi karena perasaan jadl lebih mudah terusik dan timbul kelelahan beriebihan.
Jauhi alkohol. Melarikan diri pada minuman beralkohol justru akan memperparah depresi karena alkohol bersifat diuretik sebagaimana kafein. Meditasi dan yoga dapat membantu menciptakan keadaan yang rileks sehingga memudahkan kita untuk menemukan kesadaran. Kesadaran akan menuntun kita untuk memegang kendali atas diri. Orang yang sudah memegang kendali diri akan dengan mudah memilih untuk tidak menjadi depresi tetapi sebaliknya memilih untuk tetap tegar dan yakin dalam menghadapi segala tantangan hidupmenghadapi segala tantangan hidup.

Depresi Pospartum
Depresi pospartum adalah depresi yang terjadi mulai dari satu bulan sampai satu tahun setelah melahirkan. Depresi postpartum memengaruhi  10-15% wanita.
Wanita yang mengalami depresi pospartum akan mengalami rasa cemas, sedih, atau tidak dapat beristirahat. Biasanya, disertai juga dengan perasaan bersalah, kekurangan energi dan motivasi, serta perasaan tidak berguna. Masalah tidur dan penurunan atau peningkatan berat badan yang tidak diketahui sebabnya juga dapat dialami. Beberapa ibu merasa khawatir melukai diri mereka dan bayinya.

Mesipun jarang, kurang dari 1% ibu baru mengalami depresi postpartum dan dapat berkembang menjadi psikosis pospartum. Kondisi ini biasanya terjadi dalam beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Gejalanya termasuk menolak makan, gangguan tidur, paranoia, dan pikiran irasional. Wanita dengan psikosis pospartum biasanya perlu dirawat di rumah sakit.

Wanita yang baru melahirkan juga bisa mengalami “baby blues" yang terjadi mulai dari beberapa hari setelah melahirkan dan hilang setelah 7-10 hari tanpa pengobatan. Pada baby blues, seorang ibu mengalami mood swings segera setelah melahirkan. Mereka dapat merasa bahagia dalam satu menit dan kemudian merasakan kesedihan. Bahkan ketika bayinya tidur, mereka merasa sulit untuk tidur dan makan serta merasa sedikit tertekan.
Penyebab depresi postpartum belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, perubahan dramatis kadar hormon selama kehamilan dan segera setelahnya mungkin menghasilkan perubahan kimiawi di otak yang kemudian menyebabkan kondisi tersebut. Melahirkan juga merupakan perubahan besar dalam hidup yang dapat menghasilkan stres dan berkontribusi pada terjadinya depresi. Tanggung jawab sebagai ibu baru terhadap bayi, tugas rumah tangga, serta pekerjaan yang menanti setelah melahirkan dapat memengaruhi risiko menderita depresi pospartum.
Depresi pospartum adalah penyakit yang dapat diterapi dengan obat maupun psikoterapi. Wanita yang diterapi dengan obat antidepresan dan psikoterapi biasanya memperlihatkan perbaikan yang nyata. Tergantung pada tipe pengobatan yang diberikan, seorang ibu mungkin masih dapat meneruskan menyusui.

Comments

Popular posts from this blog

DOWNLOAD EBOOK NOVEL BAD BOY on MY BED - MERDIAN DEV GRATIS

DOWNLOAD EBOOK NOVEL A MAN CALLED OVE - FREDRIK BACKMAN GRATIS

DOWNLOAD EBOOK NOVEL ANAK-ANAK REVOLUSI - BUDIMAN SUDJATMIKO GRATIS