Rahasia Kegunaan dan Manfaatnya Tanaman Sirih



Tanaman sirih merah memiliki nama ilmiah Piper crocatum termasuk dalam famili Piperaceae. Tanaman sirih mempunyai banyak spesies dan memiliki jenis yang beragam, seperti sirih gading, sirih hijau, sirih hitam, sirih kuning, dan sirih merah. Semua jenis tanaman sirih memiliki ciri yang hampir sama, yaitu tanamannya_ merambat dengan bentuk daun menyerupai hati dan bertangkai yang tumbuh berselang-seling dari batangnya.
A.    Profil Tanaman Sirih Merah
Sirih merah adalah salah satu tanaman obat potensial yang sej ak lama telah diketahui memiliki berbagai khasiat obat » untuk menyem-buhkan berbagai jenis penyakit. Tanaman ini tumbuh secara merambat di pagar atau pohon. Batangnya berbentuk bulat berwarna hij au keunguan dan'tidak berbunga. ‘ Bentuk daunnya menyerupai hati dan bertangkai, yang tumbuh berselang-seling dari batangnya. Daunnya bcrtangkai membentuk jantung hati dengan bagian ujung daun meruncing, warna daunnya merah keperakan dan mengkilap.
B.     Kandungan Zat-Zat pada Sirih Merah
Zat yang tcrkandung dalam daun sirih adalah minyak atsiri sampai 4,2% Chavicol paraallyphenol. Kandungan kimia lainnya yang terdapat pada daun sirih merah adalah hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvakrol, eugenol, cineole, caryofelen, kadimen estragol, terpenena, dan fenil propada.
Karena banyaknya kandungan zat atau senyawa kimia bermanfaat inilah, daun sirih merah memiliki manfaat yang sangat luas sebagai bahan obat’. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa jitokimia yakni alkaloid, sapom’n, tanin, dan flavonoid. Senyawa alkaloid dan flavonoid memiliki aktivitas hipoglikemik atau penumn kadar glukosa darah. Karvakrol bersifat desinfektan, anti jamur, sehingga . bisa digunakan untuk obat antiseptik pada bau mulut dan keputihan. Eugenol dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, sedangkan tanin dapat digunakan untuk mengobati sakit perut.Alkaloid berfungsi sebagai anti mikroba untuk menyembuhkan penyakit ambeien, keputihan, dan obat kumur.

C.      Kegunaan dan Manfaatnya
Tanaman sirih merah mempunyai banyak manfaat dalam pengobatan tradisional yang mempunyai potensi dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit, seperti diabetes militus, hepatitis, batu ginjal, menurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, hipertensi, radang liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit. Penggunaan sirih merah dapat digunakan jalam bentuk segar, simplisia maupun ekstrak kapsul.
1.      Penggunaan dalam bentuk serbuk Pembuatan serbuk sirih merah, yaitu diambil dari simplisia yang telah kering kemudian digiling dengan menggunakan grinder mencapai ukuran 40 mesh. Pengemasan dilakukan pada kantung plastik transparan dan diberi label. Penggunaan dalam bentuk ekstrak kapsul Ekstrak kapsul dibuat dari hasil serbuk yang diekstrak dengan menggunakan etanol 70%. Ekstrak kental yang didapat ditambahkan bahan pengisi tepung beras 50% dan dikeringkan dengan menggunakan oven pada suhu 40°C, setelah kering dimasukkan ke dalam kapsul.
2.      Penggunaan dalam bentuk simplisia
Cara membuat simplisia sangat mudah, yaitu dengan memetik daun sirih merah dan dibersihkan. Kemudian direndam dalam air selama 3O menit. Langkah berikutnya memotong daun tipis-tipis kemudian dikeringkan dengan angin selama satu jam. Setelah kering, simpanlah daun dalam plastik kering.
3.      Cara penggunaan simplisia sirih merah, yaitu dengan merebus sebanyak 3-4 potongan rajangan daun sirih merah kc dalam satu gelas air sampai mendidih. Setelah mendidih, rebusan tersebut disaring dan didinginkah.

4.      Penggunaan dalam bentuk air rebusan
Air rebusannya yang mengandung antiseptik digunakan untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan menyembuhkan penyakit keputihan serta bau tak sedap. Selain bersifat antiseptik, sin'h merah juga bisa dipakai mengobati penyakit diabetes, dengan meminum air rebusan Sirih merah setiap hari akan menurunkan kadar gula darah sampai pada tingkat yang normal. Kanker merupakan penyakit yang cukup banyak diderita orang dan sangat mematikan, dapat disembuhkan dengan menggunakan serbuk atau rebusan dari daun sirih merah.

D.    Cara Menanam Sirih Merah
Penanaman sirih merah dapat lakukan dengan cara penyetekan atau pencangkokan. Pen‘yetekan dapat dilakukan dengan menggunakan sulur yang panjangnya sekitar 20-30 cm. Sulur sebaiknya dipilih yang telah mengeluarkan akar dan mempunyai 2-3 daun. Setek yang telah dipotong-potong direndam dalam air bersih selama lebih kurang 15 menit. Kemudian letakkan setek di tempat yang teduh dengan penyinaran matahari lebih kurang 60%.
Pencangkokan dilakukan dengan cara memilih cabang yang sudah cukup tua dan panjangnya kira-kira 15 cm dari batang pokoknya. Langkah selanjutnya cabang tersebut diikat dan dibalut dengan sabut kelapa yang dapat menghisap air. Pencangkokan tidak perlu mengupas kulit batang dan diusahakan selalu basah agar akarnya cepat tumbuh dan berkembang. Untuk tempat menjalar dibuat dari batang kayu atau bambu.

Comments

Popular posts from this blog

DOWNLOAD EBOOK NOVEL BAD BOY on MY BED - MERDIAN DEV GRATIS

DOWNLOAD EBOOK NOVEL A MAN CALLED OVE - FREDRIK BACKMAN GRATIS

DOWNLOAD EBOOK NOVEL ANAK-ANAK REVOLUSI - BUDIMAN SUDJATMIKO GRATIS