Rebusan Batang Akway Berkhasiat untuk Afrodisiak




Pramuda Prakasa sebut saja begltu-serasa kembali muda bagai pengantin Dam. Usianya memang menjelang setengah abad pada tahun ini. Namun. soal ‘urusan di atas ranjang' Prakasa penuh gairah sejak mengonsumsi rebusan kulit batang akway Dtymis sp. Ayah 4 anak itu mengatakan bahwa gairah seksual lebih kuat dan durasi berhubungan dengan istn' pun lebih lama. hingga 30 menit Singkat kata ia merasa sangat puas Untuk memperoleh khasiat itu, ia mengambil sejumput serbuk akway. merebus dalam 3 gelas air hingga mendidih, dan tersisa 2 gelas. Prakasa meminumnya dua kall pada pagi dan sore.
Pengalaman Pramuda Prakasa sejalan dengan hasil riset praklinis Dr dm Umi Cahyaningsih DVM MS. dosen Fakultas Kedokteran Hewan lnstitut Pertanian Bogor. Cahyaningsih memberikan dosis tenentu kepada para kelincl jantan. Efeknya simbol playboy itu benar-benar penuh gairah. Kelinci jantan lebih kerap menaiki pungggung kelincl lain karena gairah seksual meningkat. Ketika Cahyaningsih mengambil serum darah kelincl. terkuaklah penyebab gairah seksual tinggl itu: kadar testosteron yang meningkat signifikan setelah konsumsi ekstrak akway.

Ia belum bisa memberikan peningkatan kadar testosteron dan dosis karena belum mempublikasikan hasil riset di jurnal ilmiah. ‘Peningkatan kadar testosteron signmkan. setara ekstrak pasak bumi,” kata Umi Cahyaningsih yang juga anggota Asosisasi Pengobat Tradisional Indonesia itu. Ahli Andrologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Prof Dr dr Susilo Wibowo. MS. MED. Sp And. mengatakan bahwa, “Memang ada korelasl antara tlngginya kadar testosteron dengan libido.“ Kadar tesosteron normal di berbagal belahan dunia memakal angka 260-1000 ng/dl.

MultikhasIat
Riset ilmiah itu membuktikan bahwa akway berkhasiat sebagai afrodisiak Kulit batang berwarna merah dan aromatik itu mampu meningkatkan kadar testosteron dan gairah seksual. “Hasil analisis ini mendukung klaim masyarakat mengenai kayu akway sebagai afrodisiak,” kata periset di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro). Dr Ir Nurliana Bermawie. Cahyaningsih dan Bermawie-juga Agus Herdata dari Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor dan M Syakir dari Pusat Penelitian Pengembangan Perkebunanbergabung dalam satu tim peneliti akway bernama Kerja sama Kemitraan Penelitian Pertanian dengan Perguruan Tinggi
Masih asing mendengar nama akway? Harap mafhum, akway memang tumbuh di Pegunungan Arfak berketinggian 1200-2700 meter di atas permukaan Iaut Pegunungan itu terletak di Kecamatan Menyambouw, Kabupaten Manokwari. Provinsi Papua Barat Jarak dari Manokwari 25 km ke arah tenggara. Umi Cahyaningsih memperoleh akway dari Pegunungan Arfak Menurut Nurliani Bermawie spesies akway mencapal 104 jenis, 7 spesies di antaranya tumbuh di Papua.
Namun, ketika riset berlangsung tim hanya menemukan 3 spesies. yakni akway merah besar Drymis piperita, akway merah kecll Dryimis beccan‘ana. dan akway putih Drymis winter“. Dalam pembuktian afrodisiak. periset memanfaatkan akway merah besar yang populasinya Iebih banyak Selain itu masyarakat Papua juga cenderung memanfaatkan akway merah besar. Menurut Bermawie masyarakat Moule di Kampung Anggra dan Smerbei, Kecamatan Menyambouw, memanfaatkan akway merah besar sebagai obat kuat untuk kaum Ielaki.

Bermawie mengatakan bahwa secara turuntermurun masyarakat di Pegunungan An‘ak-terdiri atas 4 suku: Hatam, Meyakh, Moule, dan Soughmemanfaatkan akway sebagai bahan alami untuk meningkatkan vitalitas seksual alias afrodisiak Warga Manokwari, Sunarto, ingat persis pada 19951999 ketika bekerja di sebuah perusahaan kayu lapis di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, kerap mendapat tawaran untuk membeli kayu akway.
“Di sini akway sebagai pembangkit gairah bukan rahasia lagi, sudah seperti jamu," kata Sunarto yang kini berusia 43 tahun.
Selain itu menurut Bermawie, masyarakat setempat juga memanfaatkan kulit batang akway untuk mengobati beragam penyakit seperti bronkhitis, tuberkulosis, demam malaria, pneumonia, diare, dan asma. Mereka biasanya memanfaatkan kulit batang pohon berumur mlnima! 3 tahun berdiameter 10 cm. Untuk memperoleh khasiat akway, mereka mengeringkan kulit batang, Ialu merebusnya, dan mengonsumsi hasil rebusan itu. Cara lain. menggigit kulit batang selama perjalanan jauh untuk meningkatkan daya tahan dan stamina.

Petugas teknisi Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Wawan Lukman, patuh pada petuah kepala adat di Manolwvari ketika hendak berangkat ke Arfak Kepala adat menyodorkan ramuan kullt batang akway berwarna cokelat. Ia meminumnya dengan wadah tempurung kelapa. Wawan mengatakan berjalan kaki selama 91am hingga ke dataran tinggi Arfak ia tetap bugar. “Tak terasa capai,” kata Wawan. Rekannya. peneliti Balinro, Ir Budi Martono, saat itu tak meminum rebusan akway dan hanya mampu berjalan kaki 4 jam. Di ketinggian 600 meter di atas permukaan Iaut. Budl akhimya turun gunung



Fenantren
Selain kullt batang, masyarakat di Pegunungan Arfak juga menggunakan 2-4 daun akway. Mereka menumbuk daun dan meminum air perasan. Dosis untuk anak-anak, satu sendok makan; orang dewasa. 6 sendok makan per sehari. Di mancanegara akway tersebar luas di hutan Australia, Fllipina, Afrika, dan Amerlka latin. Spesies yang banyak tumbuh di Brasil adalah Drymis brassmensls dan D. angustifolia; Kolumbia (Drymis granadensls). dan di Chile (Drymis winteii).
Masyarakat di berbagai negara itu juga memanfaatkan akway untuk mengatasi beragam penyakit Masyarakat Chile, misalnya. menggunakan akway putlh untuk mengatasi mag, radang usus, waslr, dan kanker. Khasiat akway sebagal afrodisiak klni terungkap duduk perkaranya. Kulit batang tanaman anggota famlll Winteraceae itu mengandung 7,20% drimenol, 20.76% poligodial, 19.73% muzigadial, dan 9,20% 1,8-dimetll fenantren.
Senyawa serupa Juga terdapat dl batang dengan persentase berbeda, 11.90% drlmenol dan 16.91% poligodlal. Sementara daun yang aromatlk Itu mengandung dua senyawa utama. yaknl karlofllen oksida 22.78% dan trans-dekaione-aldehid (25.40%). Senyawa-senyawa Itu terdapat Juga dl spesles laln, akway putlh dan akway merah kecll dengan persentase berbeda. Menurut Dr Ir Nurllanl Bermawle, senyawa yang berperan sebagal atrodlslak adalah 1.8 dlmetll tenantren. “Senyawa Itu meningkatkan produksl testosteron dan berslfat afrodlslak," ular alumnus University of Reading, lnggrls, Itu. Testosteron merupakan hormon androgen atau khas pria yang dlhasilkan testis sepanjang hidup seorang pria.
Sebuah horrnon yang dibenmk oleh kelenjar hipotisis mengatur produksi testosteron yang sifatnya berlawanan dengan hormon estrogen. hormon khas perempuan. Hormon itu merangang pembentukan protein dan mengaktifkan kerja sistem reproduksi pria. Selain itu testosteron berfungsi membentuk massa otot, memperkuat tulang. dan mematangkan perkembangan alat reproduksi. Adapun istilah afrodisiak pinjaman dad dewi cinta dalam mitologi Yunani, yakni Aphrodite yang rupawan.

Comments

Popular posts from this blog

DOWNLOAD EBOOK NOVEL BAD BOY on MY BED - MERDIAN DEV GRATIS

DOWNLOAD EBOOK NOVEL A MAN CALLED OVE - FREDRIK BACKMAN GRATIS

DOWNLOAD EBOOK NOVEL ANAK-ANAK REVOLUSI - BUDIMAN SUDJATMIKO GRATIS